Pos blog pertama

Ini adalah pos pertama Anda. Klik tautan Sunting untuk mengubah atau menghapusnya, atau mulai pos baru. Jika ingin, Anda dapat menggunakan pos ini untuk menjelaskan kepada pembaca mengenai alasan Anda memulai blog ini dan rencana Anda dengan blog ini.

pos

Iklan

Asura The God Of Chaos. Chapter 8

Chapter 8: Kabut misterius

Asura dan Si kecil Anna kembali menuju Goa, mereka belum meninggalkan hutan karena sedikit khawatir tentang Kong. Sekarang Asura berada di kedalaman Goa tempat tinggal Anna dan Kong, yang dia lihat di tempat tinggal mereka hanyalah terdapat 2 tempat tidur giok biru dan beberapa tulang belulang.

“Apakah tempat tinggal kalian memang begini??” Tanya Asura pada Anna

“Yup, beginilah tempat kami. Tapi masih ada beberapa tempat lain namun dilindungi oleh dinding formasi ayah” Jawab Anna.

“Begitu ya, kamu diam disini aja ya. Aku akan kebagian luar goa aja untuk berjaga” Asura berjalan menjauh dari tempat tinggal Anna dan Kong.

“Hm…baik” Anna menundukkan kepala dan berbicara dengan pelan.

Matahari masih bersinar terang, Asura memperkirakan waktunya sudah tengah hari lalu dia pun memasang tenda di mulut goa dan menumpuk kayu untuk dijadikan api unggun.

“Masih ada beberapa daging , aku makan dulu lah” Asura menyalakan api dengan batu belerang dan api muncul setelah sekian lama mencoba.

“Pssss” Daging mulai dipanggang diatas api.

“Hah…hari yang membosankan. Jika aku lebih kuat lagi maka aku akan keluar hutan dan menuju kota untuk menunjukkan bahwa aku bisa bertahan tanpa mereka” Guman Asura.

15 menit menunggu , daging pun matang dan siap disantap. Asura makan dengan perlahan sambil menatap langit yang dipenuhi awan.

“Langit serta awan yang sama dengan di bumi tempat tinggal ku dulu namun disini tidak ada yang namanya pencemaran udara dan air. Namun disini lebih sulit bertahan hidup karena yang kuatlah yang akan bertahan dan menaklukan semua hal” Asura berkata-kata sendirian .

Setelah makan dia pun melenturkan ototnya sebentar dan berlari-lari kecil. Waktu terus berjalan dengan berbagai kegiatan yang dilakukan Asura dan tak terasa malam hari pun telah tiba.

Asura sedang berjalan didalam hutan sambil memegang pedangnya dan memperhatikan sekitarnya.

“Srekk…” Sebuah semak didepan nya bergerak.

“Gwarrr” Seekor magical beast yaitu seekor singa berkepala dua menerkam kearah nya.

“Hm…”

“Slash” Asura menghindar kesamping dan mengayunkan pedangnya.

“Sringg” Pedang dan cakar beradu sehingga membuat percikan api.

“Lawan yang sedikit menyusahkan” Asura mundur kebelakang dan memperhatikan Singa tersebut.

“Gwarrr” Singa tersebut terus meraung.

Tubuh singa mulai menegang dan matanya semakin merah. Singa pun menuju Asura dan mengayunkan cakarnya.

“Sringg…crakk” Asura berhasil menahannya namun akibatnya pedangnya retak sedikit.

“Sial” Gerutu Asura. Asura dengan segera menendang tubuh Singa tersebut sehingga terseret mundur 3 langkah.

“8 Pukulan gelombang: Gelombang pertama” Asura memukul udara dan ledakan terjadi sehingga membuat gelombang Qi menerjang kearah Singa tersebut.

“Bang” Singa terkena pukulan tersebut sampai membuatnya terbang dan kepala singa tersebut pecah.


Singa berkepala dua yang terinfeksi kabut merah telah dibunuh

350 XP diterima

500 koin emas diterima

Kulit Singa berkepala dua diterima


“Hah…hah…hah…” Asura terengah-engah setelah membunuh singa tersebut.

“Ini musuh tersulit yang pernah kulawan” Asura memperhatikan notif yang baru saja yang dia terima.

“Eh…terinfeksi kabut merah? Sepertinya aku harus melihat situasi disekitar dan jika lebih banyak magical beast yang terinfeksi aku akan kembali ke goa” Ucap Asura.

Asura berjalan tanpa suara dan memperhatikan sekitarnya. Asura terus berjalan tanpa menemui magical beast namun sebuah bahaya tanpa dia sadari sedang berada dibelakangnya.

“Swirll” Sebuah deru angin terdengar ke kuping Asura. Lalu dia menoleh kebelakang dan dia kaget akan apa yang dia lihat.

“Arggggg” Sesuatu yang dia lihat tersebut langsung membungkus diri Asura dan membuatnya berteriak.

Dia merasakan rasa sakit yang luar biasa karena yang menyerangnya tiba-tiba adalah kabut merah yang sangat dia waspadai. Kabut merah tersebut mencoba memasuki tubuh Asura lewat pori-porinya.

“Arghhh…hentikan!!!” Asura terus menjerit kesakitan dan akhirnya pingsan karena tidak tahan lagi sedangkan kabut merah tersebut telah sepenuhnya memasuki tubuh nya.


Sebuah energi asing memasuki tubuh host

Memulai memurnikan dan menjadikannya energi host

Proses akan berlangsung 1 jam

Host akan berada di keadaan mengamuk dan kehilangan akal sehat selama proses


Sistem memurnikan kabut merah tersebut dan ternyata itu adalah sebuah energi.

Asura The God Of Chaos. Chapter 7

Chapter 7: Si mungil yang rakus

Asura telah pingsan karena begitu kelelahan setelah berlatih tanpa henti dan hampir menghabiskan Energi Qi nya. Kong pun mendekati Asura lalu mengangkat tubuhnya ke tenda dan membaringkannya disana.

“Khekhe….istirahat dengan tenang Junior” Kong pergi entah kemana.

Keesokan harinya, Asura pun bangun dari pingsannya. Dia masih merasa pusing dan tubuhnya begitu lemah.

“Sepertinya aku menggunakan Skill regenerasi” Asura pun menggunakan Skill regenerasi nya untuk memulihkan sedikit Energi Qi nya.


Energi Qi akan pulih semua dalam waktu 15 menit.


Asura

Level 2 ( 590/2500 xp)

Human

Vitalitas : 820/820

Energi Qi: 750/750

Atk: 75 Agi: 60 Luck: 25

Def: 55 Sta: 72


“Hah…ini lumayan bagus” Asura pun bangkit dari tempat dia pingsan lalu keluar tenda untuk menghirup udara segar.

“Hm…tunggu dulu, kemarin aku pingsan diluar tenda kan? Tapi kenapa aku berada didalam tenda saat sadar? Hah, mungkin saja Senior Kong membawa ku kedalam” Guman Asura.

“Selamat pagi Junior!!” Sapa Kong dengan begitu mengejutkan Asura dari samping.

” Aaaaaaaaa, hah hah…senior! Tidak bisakah kau tidak mengagetkan ku” Asura sedikit marah.

“Khekhe…terserah ku dong. Oh iya, perkenalkan ini Putri ku Anna. Khekhe…jangan remehkan dia, walaupun baru berumur 15 tahun dia telah menjadi Saint tingkat 2” Ucap Kong dengan bangga memperkenalkan seorang gadis imut disampingnya.

“Terserah apa kataku, aku akan makan dulu” Asura pun mengambil daging dari ruang penyimpanannya saat masuk ke tenda lalu membakarnya di api unggun. Dia membakar 20 daging untuk dia makan bersama Kong dan putrinya.

Dalam 20 menit dia pun selesai membakar semua daging dan diletakkan diatas sebuah daun yang besar.

“Ayo makan bersama Senior dan gadis kecil” Ajak Asura.

“Tes..tes..” Air liur menetes dari mulut si kecil Anna.

“Khekhe…baiklah ayo makan” Kong pun duduk di samping Asura dan Putrinya Anna mengikutinya duduk juga.

“Silakan makan sesuka kalian” Asura mempersilakan mereka memulai makan.

“Lezat lezat” Si kecil makan dengan begitu rakus dan cepat, Asura baru saja menghabiskan satu potong daging namun si kecil itu telah menghabiskan 3 potong daging.

“Sigh,ini tidak boleh terjadi” Asura pun juga mempercepat makannya.

“Khekhe….anak muda memang memiliki nafsu makan yang besar” Kong hanya makan dengan tenang dan santai sambil memperhatikan kedua nya yang sedang kompetisi makan.

Dalam sekejap daging di depan mereka lenyap ke dalam perut. Asura dan si kecil Anna tiduran di tanah sambil memegang perut mereka.

“Kenyang sekali”

“Enak enak enak”

Kedua nya saling pandang dan tertawa setelah itu.

“Khekhe…Junior jaga Putri ku dengan aman, aku akan pergi sedikit lebih lama dari biasanya” Kong berbicara dengan wajah serius.

“Hm… kemana Senior akan pergi?” Tanya Asura dengan bingung

“Aku pergi untuk membalas hutang nyawa kepada manusia saja, dia kebetulan berada di hutan ini” Ucap Kong dengan penuh dendam

“Tidak bisakah kau untuk tetap disini dan tidak membalas dendam?” Tanya Asura dengan tegas

“Sayangnya tidak bisa, aku akan kembali jika bisa hidup setelah bertarung hidup dan mati dengan orang itu. Jika aku tidak kembali , bawalah anak ku pergi dari hutan ini.” Kong pun menghilang dengan cepat setelah berkata.

“Semoga kau selamat Senior” Asura menghela napas.

“Tenang saja, ayah adalah orang yang paling hebat dan dia pasti akan kembali” Si kecil Anna tersenyum manis sambil berkata demikian.

“Baiklah jika kamu berkata begitu” Asura berjalan menuju tepi danau sambil memandang matahari.

“Aku berjanji akan menjaga anak mu Senior Kong” Aura kuat memancar dari tubuh Asura dan menghilang setelah itu.

Asura The God Of Chaos. Chapter 6

Chapter 6: Tehnik 8 pukulan gelombang

Asura terus berpikir apa yang harus dia beli untuk melengkapi kekurangan nya dan dia pun mengambil keputusan.

“Aku akan membeli tehnik bertarung terlebih dahulu” Asura pun membeli tehnik 8 pukulan gelombang.


Tehnik 8 pukulan gelombang telah dibeli

Emas dikurangi 100 koin

Emas yang tersisa 122 koin


Tehnik 8 pukulan gelombang ( Aktif ) telah dipelajari

Tehnik 8 pukulan gelombang ( Aktif ) : Sebuah pukulan dengan ledakan besar, dapat digunakan dari jarak 10 m dan pada pukulan gelombang pertama memiliki kekuatan 20 kg. Setiap pukulan gelombang bertambah kekuatannya meningkat 15 kg dan ketika berhenti menggunakan maka kekuatan pukulan gelombang kembali ke awal.

Biaya: 50 Energi Qi tiap pukulan gelombang.

Waktu jeda : 25 menit


Luar biasa itulah yang dipikirkan Asura saat melihat tehnik yang baru saja dia beli. Lalu dia pun berjalan mencari subyek percobaan tehnik barunya.

“Kwikk… kwikkk…kwikkk…kwikkk… kwikkk” Gerombolan bebek telekenesis berlarian menuju Asura dengan tubuh mereka memerah. Mereka sedang dalam mode marah karena teman-teman nya telah mati ditangan manusia kejam ini.

“Heh…. dasar bebek sialan”

“8 pukulan gelombang” Asura pun melesat kearah mereka dan mengaktifkan tehnik barunya.

“Bam…bam…bam…” Asura baru saja berhasil mengirim 3 gelombang sebelum merasa pusing setelah menggunakan tehnik barunya.

“Kwikkkkk” Dari 10 bebek 4 bebek berhasil dia bunuh dan mendapat 100 XP 4x dan 10 koin emas 4x saja kali ini tanpa mendapat daging. Sepertinya tingkat magical beast yang dia bunuh sekarang lebih lemah dari yang sebelumnya jadi XP dan Uang yang dia dapat lebih sedikit.

“Heh…kurasa tehnik ini lumayan kuat namun memiliki efek samping juga” Keluh Asura.

“Tapi tidak apa yang penting aku akan terus berburu” Asura pun terus berjalan mencari magical beast.

Selama satu jam berburu dia berhasil membunuh 10 kelinci dan 5 bebek telekenesis biasa. Dia mendapat 100 xp, 2000 koin perak,dan 5 daging dari kelinci. Lalu yang dia dapat dari bebek telekenesis 500 xp, 40 koin emas ,dan 5 daging dari bebek telekenesis.


Level 2 ( 1690/2500 xp)


“Hah…kurasa aku harus kembali keatas gunung deh”

“Swingggg” Asura meniup tulang yang diberikan oleh Kong.

Seekor Serigala bermata tiga datang dalam waktu 25 menit setelah dia meniup tulang tersebut.

“Ayo antarkan aku kegunung kemaren” Perintah Asura

“Awoooo” Serigala melolong menyetujui perintah Asura dan berlari menuju gunung.

Serigala berlari dengan begitu cepat nya melewati rute yang begitu aman yang sepi dari magical beast. Dalam waktu 1 jam mereka pun sampai di puncak gunung.

“Hehe…terima kasih teman” Asura melempar daging kelinci yang mentah kearah serigala.

“Awoooo” Serigala merasa senang lalu dia pun segera memakan daging dengan rakusnya. Setelah selesai makan dia pun menghilang dari hadapan Asura.

“Seperti nya aku harus istirahat dulu” Asura pun memasuki tenda dan tertidur.

Setelah dia tertidur beberapa jam dia pun terbangun dan dia memulai latihan untuk melatih kekuatan 8 pukulan gelombang.

” Bam…bam…bam…brukk” Asura memang berhasil membuat 3 ledakan saat menembakan pukulan namun saat ingin mencapai yang keempat dia pun jatuh ketanah tanpa kesadaran.

“Ughh…” Asura bangkit lagi dan mencobanya lagi dan lagi dan lagi dan lagi tanpa merasa lelah.

“Ini luar biasa sulitnya meningkatkan kekuatan tehnik 8 pukulan gelombang ini” Ucap asura.

“Huaaaaa…..aku harus bisaaa!!” Teriak Asura dengan penuh semangat.

Asura melakukan meditasi sebentar dan setelah selesai meditasi dia pun berdiri lalu mulai tehnik barunya.

“Bam…bam…bam…bam….brukk” Akhirnya dengan perjuangan yang begitu keras dia pun berhasil membuat gelombang pukulan yang ke -4.

” Hahaha….aku berhasil” Asura pun pingsan setelah berbicara.

“Khekhe….anak muda yang begitu enerjik” Komen Kong dari kejauhan menonton Asura.

Asura The God Of Chaos. Chapter 5

Chapter 5: Kesulitan menaikkan level

Pagi telah tiba, Asura telah bangun dari tadi dan dia sedang berendam di danau sambil meditasi namun kali ini dia tidak mendapat terobosan dan hanya menambah sedikit kapasitas Energi Qi.


Energi Qi meningkat 20 poin


Dia pun bangkit lalu segera keluar dari danau dan berpakaian.

“Sepertinya aku akan menaikkan level ku dulu” Asura pun berjalan menuruni gunung tanpa bantuan serigala bermata tiga. Dalam waktu 1 jam dia pun berhasil sampai ke bawah dengan wajah memerah dan napas tersengal-sengal.

“Gila!!! Luar biasa lelahnya, baru sampai bawah gunung aja udah kelelahan apalagi berburu untuk menaikkan level nanti” Keluh Asura.

Asura berjalan menuju barat untuk mengambil kitab suci, eh…maksudnya berburu magical beast. Saat ini dia masih belum menemui magical beast, dia terus berjalan dengan tenang.

“Kresek…kresek” Semak didepannya bergerak dan dia telah bersiap dengan pedang ditangan kanannya.

“Kwik…kwik…kwik” Seekor bebek besar dengan tanduk merah muncul dari semak.

“Peduli amat dah, yang penting dapet XP”

“Slash” Asura melesat kearah bebek tersebut dan menebaskan nya kearah bebek tersebut.

“Kwikkk….” Bebek tersebut mengangkat sayapnya dan membuat pedang Asura terhenti.

“Astaga…bebek apaan ini??!” Asura berteriak kaget dihatinya.

Dengan cepat Asura mundur kebelakang. Sedangkan si bebek, dia menatap Asura dengan tajam seolah-olah berkata “Jangan salahkan aku jika aku bersikap kejam. Itu adalah kau yang memulai duluan”. Si bebek pun merenggangkan kedua sayapnya lalu beberapa ranting kayu, bebatuan,dan segala hal melayang di atas tubuh si bebek.

“Kwikkk…” Si bebek mengayunkan kedua sayapnya ke depan dan semua benda tersebut terbang dengan begitu cepat menuju Asura.

“Sungguh gila tempat ini, bebek aja udah luar biasa kuatnya” Asura menghindari semua itu dengan kelincahannya dan beberapa kali memangkas dengan pedangnya.

“Srett…srett…” Namun tidak semua bisa dia hindari, beberapa batu yang runcing berhasil membuat robekan terhadap jubahnya dan beberapa luka kecil ditubuhnya.

“Aishhh…aku harus bertindak”

Asura bergerak dengan cepat menuju si bebek dan mengayunkan pedangnya dari samping. Namun masih bisa ditahan oleh si bebek.

“Haaaa…..!!!” Dengan tidak sengaja dia mengalirkan Energi Qi ke pedangnya dan membuat telekenesis si bebek terlepas lalu memangkas leher si bebek dengan ganas hingga lehernya terbang 2 m.


Pedang Qi ( Aktif ) telah dipelajari

Pedang Qi ( Aktif ) : Membuat pedang menjadi lebih tajam dan lebih cepat dengan mengalirkan Energi Qi kedalamnya. Bahkan bisa memotong besi.

Biaya: 10 Energi mana/detik

Waktu jeda: 10 menit.


Bebek telekenesis telah dibunuh

400 xp telah diterima

40 koin emas telah diterima

Daging bebek diterima


Level 1 (790/1000 XP)


1. Daging kelinci masak 5X: memulihkan Vitalitas dan Energi Qi 100 poin

2. Daging bebek telekenesis 1X: Bila dimasak bisa memulihkan Vitalitas dan Energi mana 500 poin serta menambah Atk dan Def 20 poin selama 20 menit.

3. 141 koin emas

4. 5000 koin perak


Asura memperhatikan semua hal yang perlu dia perhatikan dari notif apa yang dia dapatkan,berapa banyak XP yang diperlukan untuk naik level,dan barang-barang di penyimpanannya.

“Hn..jika aku terus membunuh bebek ini, mungkin aku bisa naik level” Asura berpikir dengan jelas.

“Tapi jenis bebek ini sangat menyebalkan” Keluh Asura.

“Baiklah kembali berburu”

Asura pun mulai mencari magical beast lagi dan setelah 20 menit mencari dia pun berhenti dibelakang pohon lalu melihat 2 bebek sedang membuat anak.

“Hehe….ini kesempatan emas” Asura menghilang dari tempatnya dan entah kapan dia sudah berada di udara dengan pedang Qi yang telah diaktifkan.

“Slashh…jrasss” kedua tubuh bebek dengan mudah terbelah dan mati tanpa menyelesaikan keinginan mereka untuk memiliki banyak anak, sungguh manusia yang kejam.


Bebek telekenesis telah dibunuh

Bebek telekenesis telah dibunuh

400 XP diterima

400 XP diterima

40 koin emas diterima

40 koin emas diterima

Daging bebek telekenesis diterima

Daging bebek telekenesis diterima


Kamu telah naik level 2

Atk meningkat 2 poin

Def meningkat 2 poin

Agi meningkat 2 poin

Sta meningkat 2 poin

Luck meningkat 5 poin

Level 2 (590/2500 XP)


Fitur toko telah dibuka karena telah naik level 2


Toko:

1. Telur naga petir + tempat untuk menetaskannya. Harga: 50 koin emas

2. Teknik 8 pukulan gelombang. Harga: 100 koin emas

3. Pedang panjang . Harga: 1000 koin perak

4. Gulir menjinakkan magical beast 10x. Harga: 50 koin emas

5. Pil angin plum . Harga: 60 koin emas


“Whoaaaa, fitur baru” Asura bersorak atas kebahagian yang dia dapatkan.

“Tapi apa yang harus dibeli? Harganya terlalu mahal” Pikir Asura sambil menatap daftar barang di toko.

Asura The God Of Chaos. Chapter 4

Chapter 4: Warrior tahap 3

Dia terus merasakan angin yang menerpa dirinya. Lalu dia pun membuka matanya dan kembali makan.

“Hn… statistik ku gimana ya?” Ucap Asura.


Statistik:

Asura

Level 1 (390/1000 XP)

Human

Vitalitas: 370/370

Energi Qi: 400/400

Atk: 38 Agi: 36 Luck:20

Def: 26 Sta: 37


Skill:

Jiwa gamer (Pasif)

Regenerasi (Aktif)

Keahlian pedang (Pasif)

Meditasi Kong (Aktif)


“Sepertinya tidak perlu naik level untuk lebih kuat, intinya aku harus bisa menaikkan kultivasi ku sampai tahap yang lebih tinggi”

“Ditahap warrior tingkat satu kekuatan pukulan ku sebesar 10kg, saat meningkat ke tingkat 2 menjadi 25 kg,dan tingkat yang ke-3 45 kg. Setelah tingkat ke-3 upaya menaikkan ke tingkat selanjutnya lebih sulit jika tidak memiliki teknik pertempuran” Pikir Asura.

“Hah…lebih baik aku tidur saja. Waktunya buat tenda” Asura pun membuat tenda setelah tenda dibuat dia pun masuk kedalamnya dan berbaring disana lalu menutup mata.

Tidak lama menutup mata dia pun mulai tertidur. Disaat dia tidur Energi Qi juga mulai memasuki tubuh nya. Waktu terus berlalu dan pagi pun telah tiba, Asura masih berada didalam tendanya yang begitu nyaman sehingga dia masih tidur.

“Tap..tap..tap” Sebuah langkah kaki terdengar mendekat ke tempat Asura berada.

“Khekhe…Junior Asura ini ternyata salah satu orang aneh juga , dia begitu mirip dengan orang yang ku temui 200 tahun yang lalu.” Kong menatap api unggun dan tenda, dia sepertinya tidak kaget melihat hal seperti itu muncul dengan tiba-tiba.

“Khekhe…junior bangun. Hari sudah pagi” Suara Kong bergema didalam goa dan membuat Asura membuka matanya.

“Enggg…sudah pagi ya?? Kurasa pagi nya terlalu cepat datang deh, aku masih ingin tidur”

“Khekhe…sudahlah, cepat bangun. Kamu kehabisan air minum kan? Ayo ikut aku mengambil air” Ajak Kong

“Baiklah” Asura pun keluar dari tenda dan melihat kearah Kong.

“Senior kita akan mengambil air dimana?”

“Khekhe…ditempat yang ada airnya.”

“Gubrak!” Asura kejedot dinding goa mendengar kata-kata Raja serigala ini.

“Khekhe….jangan khawatir, air ini sangat bermanfaat untuk mu yang masih dalam menumbuhkan kekuatan. Air ini dinamakan air kristal es.” Kong menjelaskan kepada Asura.

“Begitu ya” Asura hanya mengangguk kan kepalanya dengan wajah tenangnya.

“Bugh” Kepalan tangan Kong menjitak kepala Asura dengan keras.

“Aduh!!!, Apaan sih senior? Apa salahku sehingga kau menjitak kepala ku begitu keras?!!” Asura mengelus kepalanya yang sedikit benjol.

“Khekhe…wajahmu membuat ku ingin memukul mu saja. Ayo kita berangkat” Kong berjalan lebih dulu keluar dari goa.

“Aishhh…dasar serigala tua” Ejek Asura, dia pun membereskan semua barang-barang nya dan dia pun mengikuti Kong dari belakang.

Kong dan Asura berjalan kearah sebuah gunung yang lumayan tinggi dan sudah dipastikan jarak nya kira-kira 10 km. Itu membuat Asura mengeluh karena sangat jauh.

Diperjalanan mereka tidak menemukan kendala sulit seperti dihadang magical beast, itu karena aura saint dari Kong yang begitu menindas. Asura yang disampingnya saja sedikit merinding.

“Apakah kita masih jauh?” Tanya Asura

“Hampir sampai, didepan akan ada gunung. Kita akan mendaki dengan menaiki anak buah ku” Jawab Kong dengan wajah tenang.

“Hah?!! Kenapa kita tidak menaiki mereka saat diawal perjalanan saja?? Huaaaaa, menyebalkan!!” Teriak Asura dengan greget.

“Khekhe…aku hanya ingin melihat seberapa kuat junior Asura bisa berjalan ke tempat tujuan” Kong berbicara tanpa merasa bersalah.

“Cih, aku tidak peduli” Asura memandang kearah lain.

Mereka terus berdebat sambil berjalan dan akhirnya mereka pun sampai di kaki gunung dan disana Dua serigala bermata 3 telah menunggu mereka.

“Ayo naik” Kong menaiki salah satu serigala.

“Iya dah” Asura pun naik ke punggung serigala yang tersisa.

Kedua serigala pun mulai berlari menaiki gunung dengan gesitnya. Asura berpegangan begitu erat pada bulu serigala karena begitu cepat.

“Khekhe… Junior, apakah kau begitu takut naik magical beast yang super cepat ini? Haha…tenang saja kamu tidak akan jatuh” Ejek Konh

“Diam kau!!, Aku takut ketinggian dan jangan mengejek ku dasar serigala tua” Asura membalas Ejekan Kong sambil menutup matanya karena dia phobia ketinggian.

“Khekhe…suatu saat nanti kau akan bepergian dan pasti akan ketempat-tempat yang tinggi Junior.”

Dengan kecepatan Serigala bermata 3 mereka pun sampai di puncak gunung dengan waktu 30 menit. Mereka turun dari tunggangan dan berjalan kesebuah danau kecil yang begitu jernih.

“Whoaa, ini luar biasa” Asura memandang keindahan danau dengan takjub.

“Khekhe…Isilah tempat minum mu dulu lalu berendam didanau sambil bermeditasi” Perintah Kong.

“Baik Senior.” Asura pun berjalan ke tepi danau dan mengisi penuh tempat minumnya. Dia mengambil air dengan kedua tangan nya dan meminumnya, setelah dia meminumnya dia merasakan sensasi dingin ditubuhnya dan Energi Qi mengalir ditubuhnya begitu banyak.

“Khekhe… Silahkan bermeditasi dulu didanau, aku akan pergi ke suatu tempat untuk beberapa hari. Jika kau ingin pergi gunakan saja ini, seekor serigala bermata 3 akan mengantarkan mu” Kong melemparkan sebuah tulang dengan lubang ditengahnya dan Asura menangkap nya.

“Oke, terima kasih Senior.”

“Sampai jumpa junior” Kong menghilang dengan sekejap, tehnik langkahnya begitu mengesankan.

“Waktunya berlatih” Asura menanggalkan seluruh pakaiannya dan berjalan menuju danau yang sedikit dalam.

Asura mulai memposisikan dirinya untuk bermeditasi dan dalam 15 menit dia pun telah bermeditasi dengan tenang. Energi Qi yang begitu murni mengelilingi tubuh Asura, rasa dingin menusuk tubuhnya dan Asura merasakan ketenangan.

“Pa…pa…pa…pa…kaboom” Asura menerobos dalam waktu singkat.

“Pa…pa…pa…pa…kaboom” Setelah 30 menit kemudian terobosan yang lain terjadi. Setelah itu dia masih bermeditasi dan disaat dia merasa sudah cukup dia berhenti.

“Memang sulit untuk menerobos warrior tingkat 4 tanpa tehnik bertarung” Asura berjalan menuju bajunya berada. Dia mengeringkan tubuhnya dengan Energi Qi nya lalu berpakaian.

“Sekarang aku telah menjadi warrior tingkat 3 dan aku merasa kekuatanku meningkat drastis.” Asura pun melihat kearah notif saat menerobos ke tingkat 2.


Atk meningkat 15 poin

Def meningkat 12 poin

Agi meningkat 10 poin

Sta meningkat 15 poin

Vitalitas meningkat 200 poin

Energi Qi meningkat 150 poin


Lalu dia melihat notif saat menerobos tingkat ke 3.


Atk meningkat 20 poin

Def meningkat 15 poin

Agi meningkat 12 poin

Sta meningkat 18 poin

Vitalitas meningkat 250 poin

Energi Qi meningkat 200 poin


“Luar biasa, kekuatan ku memang meningkat dengan drastis” Asura takjub melihat kekuatannya meningkat begitu banyak. Lalu dia pun melihat status nya.


Asura

Level 1 (390/1000 XP)

Human

Vitalitas : 820/820

Energi Qi: 750/750

Atk: 73 Agi: 58 Luck: 20

Def: 53 Sta: 70


“Sepertinya aku lumayan kuat sekarang, besok aku akan berburu dan menaikan level” Asura meletakkan tenda yang telah dia buat sedikit jauh dari danau dan membuat api unggun untuk menghangatkan diri.

“Makan dulu dah” Asura pun mengeluarkan 3 daging kelinci yang telah masak dan masih mengeluarkan asap sedikit. Dia pun mulai makan daging dengan perlahan dan minum air dari danau .

“Sungguh enak” Dia terus makan dan makan hingga perutnya kenyang. Kemudian dia masuk kedalam tenda dan tidur dengan nyenyak dengan Energi Qi yang terus mengelilingi nya.

Asura The God Of Chaos. Chapter 3

Chapter 3: Fitur Crafting yang luar biasa.

Asura terus melakukan meditasi dengan tenang, karena 108 titik meridian nya telah dibersihkan kan maka kecepatan penyerapan Energi Qi nya luar biasa. Energi Qi terus mengisi dantiannya dan setelah beberapa saat kemudian ledakan Energi terjadi.

“Pa…pa…pa…kaboom” Asura merasakan tubuhnya menjadi sangat ringan dan dia pun membuka matanya.

“Cough..” Darah hitam menyembur keluar dari mulut nya, darah yang keluar begitu banyak sehingga membuatnya terbaring ketanah.

“Khekhe….anak muda yang luar biasa, baru saja menembus tahap 1 dari tingkat warrior dalam beberapa jam saja. Jenius nyata, kebiasaan darah hitam keluar terjadi pada seorang tingkat warrior tahap 5 namun dia adalah pengecualian. Dia baru saja membangun pondasi Qi nya dan tubuhnya telah dibersihkan begitu banyak” Guman Raja serigala penuh suka cita.

Asura berusaha berdiri dan ketika dia bisa berdiri, dia pun melangkah kearah Raja serigala dan membungkuk dengan hormat.

“Murid sangat berterima kasih kepada Guru” Asura mengatakan dengan penuh hormat dan dia terus membungkuk.

“Luruskanlah punggungmu anak muda, tidak perlu begitu hormat dengan ku. Aku hanya lah seorang magical beast yang tidak layak penghormatan” Raja serigala mengucapkan kata yang begitu lirih.

“Baiklah, suatu hari nanti aku akan membalas kebaikanmu Raja serigala.”

“Khekhe…Jangan panggil aku Raja serigala, namaku Kong.”

“Baik, Senior Kong. Nama orang lemah ini adalah Asura, Asura memberi hormat kepada Senior Kong” Kali ini dia tidak membungkuk namun hanya merendahkan kepalanya saja.

“Khekhe….Junior Asura sangatlah rendah hati, istirahatlah terlebih dahulu Junior Asura, aku ada urusan yang perlu dikerjakan.” Kong berjalan kearah kedalaman Goa.

“Hah…akhirnya aku bisa mencapai tingkat warrior tahap 1” Ucap Asura dengan senang. Dia pun melihat sebuah notif yang dia abaikan tadi.


Atk meningkat 10 poin

Def meningkat 8 poin

Agi meningkat 6 poin

Sta meningkat 12 poin

Vitalitas meningkat 150 poin

Energi Qi meningkat 250 poin


Fitur Crafting terbuka karena Energi telah mencukupi


“Luar biasa!!!” Teriak Asura dengan kegirangan.

“Barang apa saja yang bisa dibuat ya” Dia pun melihat daftar yang bisa dibuat.


Tenda

Api unggun

Stick

Tembok kayu

Gerbang

Tidak diperlukan bahan/konsumsi Energi Qi untuk membuat semua barang


“Baiklah waktunya pesta daging” Dia pun membuat api unggun serta stick untuk membakar daging.

Dia pun mengeluarkan semua daging yang dia dapatkan dan diletakan di atas kulit serigala bermata 3. Kemudian dia pun menusukan beberapa daging ke stick dan mulai membakarnya.

“Csssss” Desiran daging terdengar saat dibakar.

“Luar biasa ” Guman Asura.

Dia terus membakar daging hingga semua daging habis, setelah 30 menit semua daging telah selesai dibakar dan telah siap disantap. Dia menyimpan 20 daging masak kedalam penyimpanan, karena setiap makanan yang disimpan di sana tidak akan basi dan akan tetap hangat saat dikeluarkan.

“Waktunya makan” Dia pun memakan daging dengan sangat lahap. Dia meraba pinggang nya dan dia pun mengambil botol airnya yang tersisa setengah.

“Gulp…gulp”. Dia meminum air dengan tenang.

“Sepertinya aku akan mencari air ”

“Hari yang melelahkan”

Asura menutup matanya merasakan hembusan angin yang menerpa dirinya.

Asura The God Of Chaos. Chapter 2

Chapter 2: Raja Serigala bermata 5

Notif terlihat setelah dia membongkar mayat serigala tersebut. Dia tidak memakan daging hewan ini, dia lebih memilih mencari daging kelinci atau daging hewan pemakan sayuran/buah-buahan.

Asura saat ini masih melihat keadaan sekitar nya untuk memastikan keamanannya. Dia pun melihat layar di depannya, dia sedang melihat-lihat sebuah penyimpanan itemnya yang memiliki 50 slot kosong.


1. Kulit serigala bermata 3 : Bisa digunakan untuk membuat baju. Efeknya saat dipakai pertahanan meningkat 5 poin.

2. 1 koin emas


“Jadi uang bisa disimpan disini ya.” Asura pun mengambil kantung yang berisi 100 koin emas lalu dia pun memasukan nya kedalam penyimpanan.


100 koin emas telah tersimpan di penyimpanan.


“Akhirnya aku tidak akan takut kehilangan uang jika aku bisa keluar hutan ini ” Ucap Asura dengan lirih.

“Baiklah, waktunya berburu” Asura bergerak di hutan dengan sangat cepat. Saat dia bertemu kelinci dengan gesit dia menghunuskan pedangnya dan membunuh kelinci dengan cepat. Lalu dia pun mulai membongkar mayat kelinci.


10 XP diterima

200 koin perak diterima

Daging kelinci diterima


Dia terus membunuh kelinci yang dia temui, 1 jam telah berlalu dia berhasil membunuh 25 kelinci saja termasuk kelinci yang dia bunuh pertama. Namun itu sudah cukup untuknya bertahan hidup di hutan ini.

” Dari membunuh 25 kelinci, aku mendapatkan 250 XP dan 5000 koin perak serta 25 daging kelinci. Ini sudah cukup untuk beberapa hari”


Lvl 1 (390/1000 XP)


Asura menatap berapa banyak XP untuk naik levelnya tetapi masih lama ternyata.

“Hari sudah mulai gelap, aku harus mencari sebuah goa untuk beristirahat dan berlindung.”

Dia pun berjalan menyusuri hutan dan terus melangkah tanpa ragu. Dia sedikit kelelahan sekarang, vitalitas nya telah turun 50 poin saat berburu kelinci tadi. Kelinci-kelinci tersebut bisa melawan dengan elemen, dia pun terluka sedikit.

Dia telah berjalan selama 30 menit tapi masih belum menemukan sebuah goa dan hari semakin gelap. Namun saat dia telah putus asa dia tidak sengaja kejedot sebuah dinding batu dan ternyata itu adalah sebuah goa yang lumayan besar dan dalam, dia merasa senang lalu dia pun memasuki goa tanpa merasa takut.

“Khekhe…sudah berapa lama aku tidak memiliki seorang tamu dan sekarang telah datang tamu ketempat seorang saint ini” Sebuah suara yang tajam terdengar dari kedalaman goa.

“Eeh, maafkan aku wahai saint yang hebat. Aku hanya ingin berlindung dari binatang buas dan ingin beristirahat disini, apakah boleh?”

“Khekhe….boleh saja asalkan tidak mengganggu ku ” Ucap suara tersebut .

“Terima kasih wahai saint yang hebat”

“Khekhe…berhentilah memuji ku seperti itu, aku tidak suka anak muda” Suara tersebut mulai mendekat dan terus mendekat. Saat penampilan yang bicara tadi terlihat oleh mata Asura, dia hanya bisa membelalakkan matanya dengan lebar. Seekor magical beast yang dikatakan mustahil ada muncul didepannya yaitu Raja serigala bermata 5.

” Raja Serigala bermata 5!!” Ucap Asura dengan kaget.

“Khekhe…tenang saja anak muda, aku tidak akan menyakitimu walaupun kau sudah membunuh prajurit bodoh ku”

“Kamu kok bisa bicara sih?” Asura duduk dilantai goa dan berhadapan dengan Raja serigala tersebut.

“Khekhe….anak muda setiap magical beast tentu saja bisa bicara tetapi hanya mereka yang bisa ke tahap saint saja dan mereka pun bisa merubah diri menjadi bentuk humanoid” Raja serigala tersebut dikelilingi cahaya merah dan setelah cahaya tersebut menghilang sosok pria dewasa muncul ditempat Raja serigala tadi.

“Khekhe…inilah bentuk humanoid ku anak muda. Oh iya, aku hanya ingin bertanya padamu kenapa kau tidak takut padaku? Padahal kau bahkan belum mengumpulkan Energi Qi mu ke dantian? dan bagaimana kamu bisa berada di hutan menakutkan ini?” Tanya Raja serigala dengan heran.

“Hah…percuma saja takut, jika mati ya mati tapi aku akan melawan sebelum mati. Sedangkan alasan untuk pertanyaan yang lain begini….” Dia pun menceritakan segalanya tentang dirinya dari awal sampai akhir.

“Khekhe….ternyata manusia bisa lebih buruk dari magical beast ya. Khekhe….tenang saja anak muda kau akan aman disini. Oh iya, aku akan memberikan mu tehnik meditasi untuk menyerap dan mengumpulkan Energi Qi kedalam dantian mu. ” Raja serigala meletakkan tangan kanannya diatas kepala Asura dan cahaya merah pun beredar disekitar tangannya dan mulai memasuki kepala Asura.


Tehnik meditasi Kong telah dipelajari

Tehnik meditasi Kong(aktif): Sebuah tehnik meditasi yang membantu menyerap Energi Qi dari langit dan bumi serta pemurnian Energi Qi lebih padat.

Biaya: tidak ada

Efek: meningkatkan Energi Qi dan memulihkan Energi Qi yang hilang


“Whoaaaa…keren sekali” Mata Asura berbinar dan terlihat senang.

“Khekhe….mulai lah berlatih anak muda, agar kau bisa keluar dengan aman dari sini”

“Baiklah” Dia pun mulai duduk bersila dan mulai meditasi.

Saat dia bermeditasi sebuah Energi mulai memasuki tubuhnya dan rasa lapar serta haus menghilang digantikan rasa kenyang. Sepertinya Energi Qi bisa membuat seorang Ahli bela diri bisa bertahan dari lapar dan haus selama beberapa hari.